Add-on Domain adalah satu atau lebih nama domain yang diarahkan ke sub-direktori sebuah website/ blog utama. Misalkan anda mempunyai sebuah website/ blog: domain1.com, anda bisa Add-on domain2.com atau domain3.com dan diarahkan ke untuk menampilkan apa yang ada di domain1.com/subdirektori/ website/ blog anda.
Ketika domain2.com/index.html diakses oleh pengunjung, mereka tidak akan merasakan adanya perbedaan, domain2.com akan tampil layaknya seperti domain biasa bagi pengunjungnya (self host). Apa yang ditampilkan sebenarnya berada di domain1.com/sub-direktori/index.html itu sendiri.
Add-on domain sifatnya adalah berbagi (share) dengan main account dalam segala hal oleh Cpanel utamanya atau domain1.com, termasuk diskspace, bandwidth, mysql database, pengaturan email, phpmyadmin, view stats, cpanel, de el el. Cuman untuk domain yang menumpang atau domain ke-2, ke-3, dst. tidak akan mendapatkan fasilitas cPanel untuk setiap add-on domain yang ditambahkan tersebut, semua hanya dapat diatur dalam satu cPanel utama/ Main account saja gitu lho.
Dengan Add-on Domain setidaknya anda dapat mengirit budget/ pengeluaran duit untuk bayar account hosting lebih dari satu, kalau secara pribahasanya “sekali mendayung satu dua domain dapat online” hihi. Mengenai pagerank, permalink tidak berpengaruh, tetap saja bisa mendapat nilai yang baik dimata para searh engine semacam mbah google yang baik.
Tapi biasanya nggak semua account hosting bisa pake fitur add-on domain ini, ada juga yang hanya bisa satu dua domain bahkan tidak terbatas, hmmm biasanya hanya beberapa paket hosting yang bisa, yaaa tergantung penyedia hostingnya itu sendiri, kalo mau nanya, monggo langsung aja ke supportnya. Mengenai bandwith dan space itu sebenarnya nggak terbatas alias tidak dibatasi *sama ajah* selama BW/ space hosting Cpanel anda masih memadai, so kalo niatnya pengen add-on domain menurut saya mending langsung pesen space yang gede sekalian, atau upgrade biar gak mati ditengah bulan kayak punya saya ini kalo kalo pengunjungnya membludak hihi. So Selamat beradd-on2 kue domain yaaaap.
Penulis: Lilis Mayasari/ LieZMaya.
Popularity: 13% [?]
>>>>Artikel yang mungkin terkait dengan topik diatas:
- Apakah itu EPP Code Domain?
- Cara setting Redirect domain/ website melalui Cpanel
- Cara Setting Konfigurasi DNS Forward (URL Forward) Melalui DNS-DIY
- Tips Memilih WebHosting
- Istilah Status Nama Domain & Artinya
- Menggunakan Kode Frame untuk situs Affiliasi
- Rekomendasi Hosting: Promo Ulang Tahun ke-5 WebiiHost.Com
- Arti Error kode Website: 401, 403, 404, 406, 500, 509.









LieZMaya Reply:
November 2nd, 2009 at 4:28 am
Hehe namanya juga kan hemat, makanya nyari webhosting yang nawarin servernya uptime paling gede dalam setahun.
servernya handal gituh….sekali pun Blogger.com atau server habat wordpress.com itu kalo down tetep saja berbarengan matinya hehe.
Anyway…Hatur nuhun
[Reply]